Di kutib Dari Isi Makalah Abuya Penggagas Majelis Pengkajian Tauhid Tashawuf Internasional.
Demokrasi adalah hasil dari buah-buah pemikiran dari tokoh-tokoh bangsa/negara,
sebagaimana dimaklumi bahwa negara kita di didasarkan kepada ketuhanan yang maha esa dan
kemanusiaan yang adil dan beradab, bahwa kita beriman kepada Allah yang maha Esa dan mengikut
sunnah dan ilmu syari’at manusia yang adil lagi beradab, makanya buah-buah pemikiran yang
menghasilkan pada amal-amal kebajikan baik dalam kaitan ibadah atau dalam melaksanakan
pekerjaan yang berkaitan dengan keperluan warga baik pendidikan dan pembangunan yang di
dasarkan kepada undang-undang, peraturan dan qanun adalah yang di dasarkan kepada ketuhanan
yang maha Esa dan manusia yang adil lagi beradab.
Kita menyaksikan di negara yang tercinta ini baik eksekutif, legislatif dan yudikatif manusia
yang adil lagi beradab, ini satu pertanda bahwa demokrasi di negara kita adalah demokrasi
ketaqwaan, negara kita melarang untuk melakukan berbagai kemaksiatan dan kefasidan baik
korupsi, menyalahgunakan jabatan , menggunakan narkoba, sabu-sabu dan lainnya seperti
pelecehan seksual, menyebarkan fitnah/hoax dan tidak mencintai negara/tanah air :
‘’mencintai tanah air bahgian dari iman’’
Kita harus bersama-sama memelihara dan menertibkan dalam aspek kehidupan. Ketertiban yang
dilakukan oleh polisi negara dan pertahanan negara yang dilakukan oleh panglima ABRI dan
jajarannya dan presiden, mentri dan bawahannya untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran
bangsa, sangat-sangat peduli kepada negara ini agar negara ini di dasarkan kepada dasar negara
yaitu pancasila yang mendhahirkan demokrasi ketaqwaan, sesuai dengan firman Allah : ٖ
“Jikalaulah ahli kampung beriman mereka dan bertaqwa mereka sungguh kami bukakan diatas
mereka keberkahan daripada langit dan bumi akan tetapi mendustakan mereka maka kami siksa
mereka dengan segala yang mereka lakukan”. (Qs, Al-‘Araf : 96 )
Keberkahan langit dan bumi akan di berikan kepada negara/negri yang bertaqwa yaitu di negara yang kita
cintai republik indonesia, tidak ada di dalam negara kita orang yang mendustakan ketuhanan yang maha esa
dan kemanusiaan yang adil dan beradab sebab yang demikian akan di datangkan ‘azab/siksaan dari yang
maha kuasa. maka marilah sama-sama kita, baik dari jajaran kepemerintahan dan rakyat biasa untuk
memasuki partai/golongan orang yang bertaqwa, tidak ada partai/golongan di negri ini yang tidak di dasari
oleh ketuhanan yang maha esa dan manusia yang adil lagi beradab karena Allah berfirman :
ِ Bahwa Semulia-mulia kamu disisi Allah adalah orang yang bertaqwa’’ (Qs. Al-Hujarat : 13)
Demikianlah agar terwujudnya kesatuan dan persatuan bangsa serta tercapai keadilan sosial bagi
kita semua agar negara kita lebih luas berkembang sebagai masyarakat yang madani di hormati dan
di segani oleh bangsa-bangsa lain di belahan dunia. و?
Wallahu 'Alam
Abuya Syekh H.Amran Waly Al khalidi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar